Agen Judi bola online terpercaya, Bandar bola
BURSABET adalah agen betting online terpercaya dan terbaik sejak tahun 2009, Dapatkan Promo New Member Bonus 50%. Ayo gabung sekarang juga!

Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia Brasil vs Argentina Skor Akhir 3-0

November 11, 2016 | 💰 Piala Dunia

Brasil sukses menghancurkan Argentina dengan skor telak 3-0 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Stadion Governador, Jumat (11/11/2016) pagi WIB. Brasil unggul lewat gol Philippe Coutinho, Neymar, dan Paulinho.

Bermain di kandang sendiri, Brasil harus meladeni perlawanan sengit dari Argentina di menit-menit awal. Kedua tim saling serang untuk mencetak gol lebih dahulu.

Argentina membuka peluang di menit ke-22 lewat tembakan Biglia. Namun tembakan kerasnya mampu ditepis Alisson.

Kegagalan ini harus dibayar mahal karena Brasil sukses unggul terlebih dahulu di menit ke-25. Mendapatkan umpan dari Neymar di luar kotak penalti, Philippe Coutinho lepas tembakan melengkung yang sulit dijangkau kiper Argentina Sergio Romero. Skor pun berubah 1-0 untuk Brasil.

Laga ini sepertinya dimenangkan Neymar ketimbang Lionel Messi. Striker Barcelona ini lebih mengancam dan tampil jauh lebih bagus ketimbang kompatriotnya di Barcelona itu.

Terbukti, Neymar sukses menambah skor menjadi 2-0 di menit injury time babak pertama. Memanfaatkan umpan terobosan Gabriel, Neymar melepas tembakan menyusur tanah yang tak bisa dihadang Romero.

Skor 2-0 untuk Brasil tandai berakhirnya babak pertama.

Di babak kedua, Argentina coba tambah kekuatan lini serang dengan memasukkan Sergio Aguero gantikan Enzo Perez. Namun ini tak membawa perubahan banyak.

Neymar malah makin menggila. Di menit ke-48, dia mengirim umpan silang kepada Gabriel. Namun tembakan striker Inter Milan itu masih melebar.

Di menit ke-54, tanpa diduga Paulinho sukses menerobos ke pertahanan Argentina. Untung tembakan bek PSG itu bisa dihalau Mascherano.

Namun di menit ke-58, Brasil sukses tambah gol lewat Paulinho. Manfaatkan umpan terobosan Renato, Paulinho tak sia-siakan kesempatan untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Pertahanan Argentina sangat buruk sehingga Albiceleste nyaris kebobolan gol keempat. Untung saja tekel Zabaleta mampu hentikan laju Neymar di menit ke-68.

Di menit ke-70, Argentina dapat kesempatan untuk cetak gol lewat tendangan bebas. Ini didapatkan setelah Aguero dijatuhkan Miranda di luar kotak penalti.

Namun tembakan Lionel Messi terlalu mudah diantisipasi Allison. Di menit ke-79, Brasil kembali mengancam lewat Neymar. Sukses kecoh Romero, sayang kontrol bola Neymar terlalu buruk sehingga gagal cetak gol.

Skor 3-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Susunan Pemain:

Brazil (4-3-3): Alisson; Alves, Marquinhos, Miranda/Thiago Silva (87), Marcelo; Paulinho, Fernandinho, Renato; Coutinho/Costa (85), Neymar, Gabriel/Firmino (82)

Argentina (4-4-2): Romero; Zabaleta, Otamendi, Funes Mori, Mas; Perez/Aguero (46), Biglia, Mascherano, Di Maria/Correa (71); Messi, Higuain.

Kalahkan Argentina, Chile Juara Copa America Centenario 2016

June 27, 2016 | 💰 Piala Dunia

Menang Atas Argentina, Timnas Chile Juara Copa Amerika 2016

Chile sukses mempertahankan gelar juara Copa America mereka pada partai final Copa America Centenario 2016. Berhadapan dengan Argentina di MetLife Stadium, anak asuh Juan Antonio Pizzisukses menjadi juara Copa America Centenario melalui babak adu penalti.

Hingga waktu normal berakhir, kedudukan antara kedua tim sama kuat 0-0, sehingga wasit melanjutkan pertandingan ke babak penalti. Di kubu Argentina, Lionel Messi dan Lucas Biglia gagal melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor penalti, sedangkan di kubu Chile Arturo Vidal menjadi satu-satunya pemain yang gagal mencetak Penalti.

Jalannya Pertandingan yang digelar di MetLife Stadium berjalan dengan intensitas tinggi semenjak awal pertandingan. Kedua tim sama-sama tampil ngotot semenjak awal pertandingan, namun pada laga ini Argentina sedikit lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Peluang emas pertama Argentina lahir pada menit 17. Wasit memberikanLa Albiceleste tendangan bebas setelah Marcelo Diaz melanggar Lionel Messi di luar kotak penalti. La Pulga yang mengambil tendangan bebas tersebut ke gawang Chile, namun Claudio Bravo dengan sigap mengamankan tendangan Messi tersebut.

Chile nyaris saja tertinggal pada menit 21 saat Gary Medel yang hendak melakukan backpass berhasil direbut oleh Gonzalo Higuain. Striker Napoli tersebut berhasil berhadapan satu lawan satu melawan Claudio Bravo, namun sayang tendangannya masih menyamping dari gawang Chile.

Pada menit 28 Chile harus bermain dengan 10 pemain, setelah Marcelo Diaz kembali melanggar Lionel Messi sehingga mendapat kartu kuning keduanya. Unggul jumlah pemain membuat Argentina semakin percaya diri menatap laga ini, di mana Angel Di Maria sempat melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti namun masih mengarah tepat ke pelukan Claudio Bravo.

Mendominasi jalannya pertandingan, pada menit 43 Argentina harus kehilangan Marcos Rojo yang melakukan tekel keras dari belakang kepada Arturo Vidal. Wasit Heber Roberto Lopes tanpa ampun langsung mengangkat kartu merah sehingga kedua tim sama-sama bermain dengan 10 pemain. Hingga tambahan waktu babak pertama berakhir, skor tetap imbang 0-0.

Meski bermain dengan 10 pemain, baik kedua tim tidak menurunkan tempo serangan mereka. Namun pada awal babak kedua ini, Chile lebih menguasai penguasaan bola ketimbang Argentina.

Pada menit 63, Chile mendapat peluang emas untuk membuka keunggulan. Melalui skema serangan balik, beberapa pemain menyerang Chile berhasil masuk ke kotak penalti, namun sayang Alexis Sanchezyang menerima umpan lambung Arturo Vidal sudah terjebak offside terlebih dahulu.

Pada menit 79, Chile kembali mendapat peluang emas. Mendapat umpan lambung dari tengah lapangan, Eduardo Vargas berlari ke kotak penalti Argentina dan melepaskan tendangan keras mendatar ke gawang Romero. Namun kiper Manchester United tersebut dengan sigap menggagalkan peluang tersebut.

Argentina sendiri juga memiliki peluang emas pada menit 84. Melalui kerja sama Lionel Messi dan Sergio Aguero, Striker Manchester City tersebut melepaskan tendangan ke gawang Chile, namun sayang tendangannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang La Roja.

Jelang bubaran, kedua tim sama-sama mendapat satu peluang emas. Chile mendapat peluang emas setelah umpan tarik beausejour berhasil ditendang oleh Alexis Sanchez. Namun Ramiro Funes Mori melakukan intervensi dengan tepat sehingga peluang tersebut tidak berbuah gol. Usai peluang tersebut, Argentina melakukan serangan balik dengan cepat, di mana Lionel Messi melepaskan tendangan keras dari laur kotak penalti namun masih melebar dari gawang Bravo. Skor 0-0 tetap bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di babak tambahan waktu, Chile kembali mendapat peluang emas pada menit 98. Alexis Sanchez yang berhasil lolos dari jebakan offside melepas umpan lambung yang disundul oleh Eduardo Vargas. Namun sayang sundulannya terlalu lemah sehingga masih bisa ditangkap oleh Romero.

Argentina sendiri juga mendapat peluang emas dua menit berselang. Berawal dari tendangan bebas Lionel Messi, Sergio Aguero berhasil menyundul bola tepat ke gawang Chile. Namun Claudio Bravo berhasil menepis bola dengan ujung jarinya sehingga bola mengenai mistar gawang dan bola keluar dari lapangan.

Di babak tambahan kedua, Argentina mendapat peluang pada menit 113 saat mereka mendapat tendangan bebas. Lionel Messi yang mengeksekusi tendangan tersebut gagal membawa La Albiceleste unggul setelah tendangannya mengenai pagar betis Chile. Hingga waktu normal berakhir, kedudukan tetap imbang 0-0 sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak Adu Penalti.

Pada babak adu Penalti, Chile mendapat kesempatan pertama untuk menendang. Arturo Vidal sebagai eksekutor pertama gagal mengeksekusi penalti setelah Sergio Romero sukses membaca arah tendangannya. Lionel Messi yang menjadi eksekutor pertama Argentina juga gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melebar dari gawang Bravo.

Para Eksekutor berikutnya dari Argentina maupun Chile sukses melakukan tugasnya. Eksekutor ke empat Argentina, Lucas Biglia gagal melakukan tugasnya setelah tendangannya ditepis oleh Claudio Bravo. Francesco Silva selaku eksekutor terakhir Chile sukses melaksanakan tugasnya, sehingga Chile kembali mempertahankan gelar juara mereka atas Argentina.

Susunan Pemain Kedua Tim
Argentina (4-3-3):
Romero, Mercado, Funes Mori, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Banega (Lamela 111′); Di Maria (Kranevitter 57′), Higuain (Aguero 69′), Messi

Chile (4-3-3): Bravo; Isla, Medel, Jara, Beausejour; Vidal, Aranguiz, Diaz; Fuenzalida (Puch 80′), Vargas (Castilla 108′), Sanchez (Silva 104′)

Statistik Pertandingan:
Argentina – Chile

Total Shots : 18-4
Shots On Target: 13-2
Possesion: 46-54
Offsides: 0 – 5
Fouls: 14 – 22.

Chile Hajar Meksiko 7-0 Tanpa Ampun di Perempat Final Copa Amerika

June 19, 2016 | 💰 Piala Dunia

Chile Hajar Meksiko 7-0 Tanpa Ampun di Perempat Final Copa Amerika

bursabet.com – Chile lolos ke babak semi final Copa America setelah mengalahkanMeksiko dengan skor telah 0-7, di Levi’s Stadium, California, Minggu (19/6).

Gol pertama Chile diciptakan oleh Edson Puch di menit 16. Di akhir babak pertama, Eduardo Vargas menjadikan keunggulan Chile menjadi 0-2.

Di babak kedua, Alexis Sanchez membuka gol pertama yang membuat Chile unggul 0-3. Setelah itu, Vargas mencatatkan namanya di papan skor tiga kali berturut-turut di menit 53, 58, 74. Dan pesta gol ditutup oleh Puch di menit 88.

Gol perdana pasukan Antonio Pizzi terjadi setelah Diaz melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti.  Upaya tersebut masih bisa dihentikan oleh Ochoa kiper Meksiko. Namun bola kembali muntah yang kemudian disambar Puch untuk menjadikan skor menjadi 0-1.

Chile sempat membuat keunggulan berubah menjadi 2-0 di menit 37, namun selebrasi yang dilakukan pemain Chile dibubarkan karena Vargas dianggap offside sebelum mencetak gol.

Namun akhirnya Vargas sah mencetak gol pertamanya di menit 44. Gol tersebut terjadi setelah mendapat umpan dari Sanchez yang disodorkan tepat di muka gawang.

Di babak kedua, Meksiko memasukkan dua pemain sekaligus untuk membuat timnya lebih ganas. Namun yang terjadi di lapangan justru berbeda. Chile tak terhentikan dan Meksiko semakin terbenam.

Empat menit pertama di babak kedua, Sanchez mencetak gol untuk keunggulan Chile 0-4 setelah mendapat umpan assist dari Arturo Vidal.

Belum puas sampai di situ, setelah mencetak gol, Sanchez ganti memberikan umpan assist pada Vargas untuk gol yang keduanya. Di menit 52, skor menjadi 0-4.

Lima menit kemudian, Vargas mencatatkan namanya sebagai pencetak gol hattrick. Setelah gol kelima tersebut, Sanchez sempat mengancam namun untungnya Ochoa masih bisa menggagalkan tendangan yang dilakukan pemain Arsenal tersebut.

Bagaimanapun, pesta gol belum berhenti. Gol keenam akhirnya terjadi lewat Vargas lagi. Gol keempatnya ini terjadi setelah mendapat umpan lambung dari Gonzalez. Pesta ini akhirnya ditutup oleh gol kedua Puch yang menjadikan skor menjadi 0-7 untuk kemenangan Chile.

Pada babak semi final nanti, Chile akan bertemu dengan Kolombia yang menang lawan Peru lewat adu penalti.

Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Ochoa; Aguilar, Araujo, Moreno, Layun; Guardado, Duenas (Carlos Alberto Pena 46), Herrera; Corona (Diego Reyes 61), Hernandez, Lozano (Raul Jimenez 46).

Chile (4-3-3): Bravo; Fuenzalida, Medel (Enzo Roco 60), Jara, Beausejour (Mark Gonzalez 73); Aranguiz, Diaz (Gato Silva 57), Vidal; Puch, Sanchez, Vargas.

Amerika Pegang Tiket ke Semi Final Copa America 2016

June 17, 2016 | 💰 Piala Dunia

Amerika Pegang Tiket ke Semi Final Copa America 2016

Amerika Serikat berhasil menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Copa America 2016. Berhadapan dengan Ekuador di Centurylink Field, Seattle anak asuh Jurgen Klinsmann tersebut berhasil meraih kemenangan atas La Tricolor dengan skor akhir 2-1.

Gol kemenangan Amerika yang tercipta pada pertandingan ini dicetak melalui sundulan Clint Dempsey di menit 22 serta Gol Gyasi Zardes di menit 65 sedangkan Ekuador hanya mampu membalas melalui sepakanMichael Arroyo dari luar kotak penalti.

Sama-sama berambisi untuk melenggang ke babak semi final, baik Amerika maupun Ekuador sama-sama memulai pertandingan dengan tempo yang tinggi. Di menit-menit awal kerja sama Enner Valencia danAntonio Valencia menjadi ancaman yang nyata di lini pertahanan Amerika, namun berkat kesigapan Brad Guzan tidak ada gol yang tercipta dari peluang-peluang tersebut.

Amerika sendiri tidak tinggal diam atas dominasi Ekuador. Mereka mulai melancarkan serangan balik dan mulai membuat pertandingan kembali berimbang. Usaha Amerika akhirnya berbuah manis pada menit ke 22. Berawal dari umpan lambung Jermaine Jones, Clint Dempsey yang berada tepat di depan gawang sukses menyundul bola yang tidak bisa dijangkau oleh Alexander Dominguez. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Amerika Serikat.

Usai tertinggal satu gol, Ekuador menaikkan tempo permainan mereka untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta di sisa babak pertama ini, namun kedudukan 1-0 tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Intensitas pertandingan tidak menurun sekembalinya para pemain dari ruang ganti. Kondisi di Centurylink Field malah semakin panas tujuh menit berselang saat Wasit Wilmar Roldan mengusir Antonio Valencia danJermaine Jones setelah Valencia menjegal Alejandro Bedoya dan Jones dianggap melakukan provokasi paska insiden tersebut.

Meski sama-sama bermain dengan 10 pemain, kedua tim tidak menunjukan penurunan intensitas permainan. Pada menit 65, Paman Sam sukses menggandakan keunggulan setelah umpan tarik Clint Dempsey sukses diselesaikan dengan sempurna oleh Gyasi Zardes. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Amerika Serikat.

Tertinggal 2-0 tidak membuat Ekuador patah semangat. 10 menit pasca gol Zardes, Ekuador sukses memperkecil kedudukan setelah sepak pojok mendatar Walter Ayovi sukses disambar oleh Michael Arroyo. Skor 2-1 ini tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Berkat hasil ini, The Yanks sukses menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Copa America Centenario. Calon lawan mereka nanti adalah pemenang dari pertandingan antara Argentina menghadapi Venezuela yang baru digelar pada akhir pekan nanti.

Susunan Pemain Kedua Tim
Amerika Serikat (4-3-3):
Guzan; Besler, Brooks, Cameron, Johnson’ Bradley, Bedoya (Zusi 81′), Jones; Wood, Dempsey (Beckerman 75′), Zardes

Ekuador (4-2-3-1): Dominguez; Mina, Erazo, Paredes (Ayovi 82′), Ayovi; Noboa (Gaibor 62′), Montero; Arroyo, Gruezo (Ramirez 70′), A.Valencia; E.Valencia

Skor Akhir Copa America Centenario 2016: Brasil 0 – 1 Peru

June 13, 2016 | 💰 Piala Dunia

Skor Akhir Copa America Centenario 2016 Brasil 0 - 1 Peru

Sebuah kejutan kembali terjadi di ajang Copa America Centenario 2016. Salah satu negara unggulan pada turnamen ini, Brasil harus pulang terlebih dahulu setelah dikalahkan oleh tim kuda hitam Peru di Gillete Stadium dengan skor tipis 1-0.

Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini cetak oleh pemain pengganti Raul Ruidiaz pada menit 75, kendati gol tersebut sedikit berbau kontroversi karena terindikasi handsball.