Agen Judi bola online terpercaya, Bandar bola
BURSABET adalah agen betting online terpercaya dan terbaik sejak tahun 2009, Dapatkan Promo New Member Bonus 50%. Ayo gabung sekarang juga!

Ini Daftar Buruan PS TNI Pada Bursa Transfer

July 21, 2017 | 💰 Liga Indonesia

PS TNI dipastikan tak hanya melepas pemain mereka pada bursa transfer paruh musim Liga 1. The Army juga bakal berburu sejumlah pemain untuk menambah kekuatan mereka pada kompetisi ini.

Manajer PS TNI, Rudi Yulianto, menyebut untuk menghadapi putaran kedua timnya memerlukan penambahan amunisi. Ia menyebut, timnya juga sudah merencanakan siapa saja pemain yang bakal direkrut untuk menambah kekuatan ini.

“Pelatih sudah memberikan daftar nama yang dibutuhkan untuk putaran kedua nanti,” ujar Rudi.

Rudi tak membeber daftar nama yang menjadi bidikan PS TNI pada bursa transfer musim ini. Namun, ia menyebut beberapa petunjuk terkait pemain yang bakal datang. Para pemain asing tersebut belum pernah bermain di Indonesia sebelumnya.

“Ada tiga sampai empat pemain asing yang akan datang seleksi dari Chili dan Slovania, serta beberapa pemain lokal. Untuk pemain asing, mereka belum pernah bermain di Indonesia dan akan bergabung dalam dua atau tiga hari ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, terkait pemain asing, dari informasi yang didapatĀ Bola.net, belum ada keputusan apapun sejauh ini. Keputusan kemungkinan besar baru akan diambil usai laga terakhir PS TNI di putaran pertama, kontra Semen Padang.

“Saat ini masih dipantau oleh Ivan Kolev mengenai opsi terbaik yang ada,” tandas sumber tersebut.

Evan dan Hansamu Dipastikan Tampil di Laga Indonesia vs Mongolia

July 20, 2017 | 💰 Liga Indonesia

Evan Dimas dan Hansamu Yama dipastikan akan main sejak awal saat Timnas Indonesia U-22 berhadapan dengan Mongolia. Hal tersebut ditegaskan oleh pelatih timnas U-22, Luis Milla.

Timnas U-22 baru saja menjalani laga perdananya di grup H Kualifikasi AFC U-23 di Bangkok, Thailand, Rabu (19/7/2017). Lawan pertama yang dihadapi oleh Bagas Adi Nugroho dan kawan-kawan adalah Malaysia.

Alih-alih menang, timnas U-22 justru kalah memalukan. Pasukan Merah Putih dikalahkan dengan skor telak, 3-0. Milla pun mulai dituntut untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih pada laga selanjutnya.

“Saya tahu pentingnya pertandingan ini. Saya menurunkan pemain terbaik dalam laga ini,” ujar Milla usai laga.

Selain kekalahan tersebut, yang jadi sorotan di laga ini adalah keputusan Milla untuk mencadangkan Evan Dimas dan Hansamu. Evan Dimas sendiri baru main di babak kedua sementara Hansamu tetap berada di bangku cadangan.

“Bagi saya 23 pemain di sini sama baiknya. Hansamu dan Evan saya bisa pastikan akan bermain di laga berikut,” sambung pelatih asal Spanyol ini.

Laga melawan Mongolia akan digelar pada 21 Juli 2017. Dua hari berselang, timnas U-22 bakal bentok dengan tuan rumah, Thailand.

PS TNI Soroti Finishing Usai Kalahkan Persegres

July 19, 2017 | 💰 Liga Indonesia

Kemenangan PS TNI atas Persegres Gresik dengan skor 2-1 menyisakan pekerjaan rumah bagi Ivan Kolev. Pelatih The Army tersebut masih menemukan banyak kekurangan dari skuat binaannya usai laga yang digelar pada laga pekan ke-15 Liga 1.

Menurut Kolev, kelemahan yang paling mencolok adalah pada penyelesaian akhir alias finishing. Sebab, Kolev melihat ada sejumlah peluang yang mampu diciptakan oleh Abduh Lestaluhu dan kolega. Namun, peluang yang didapat tidak mampu menambah lebih banyak gol.

“Pemain berusaha keras, kerja bagus cuma finishing jadi masalah di depan kita,” ungkap Kolev dalam jumpa pers usai pertandingan.

Menurut pelatih asal Bulgaria tersebut, ada kurang lebih lima peluang yang disia-siakan oleh para punggawa The Army. Tapi, secara umum ia menganggap bahwa timnya layak untuk mendapatkan tiga poin atas Pesegres.

“Babak pertama ada lima buah atau lebih peluang, tapi tidak jadi gol. Namun saya pikir kita pantas menang malam ini,” tegas Kolev.

Sementara itu, terkait kunci kemenangan atas Persegres, mantan pelatih Sriwijaya FC ini menilai karena timnya mampu mendominasi permainan. Selain itu, kemampuan para pemain untuk bangkit pada babak kedua usai kebobolan pada akhir babak pertama juga jadi faktor penentu.

Jose Jadi Pelatih Persib Bandung Pengganti Djanur

July 17, 2017 | 💰 Liga Indonesia

Laga melawan Mitra Kukar jadi laga terakhir bagi Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih Persib Bandung. Pasca menelan kekalahan 2-1 pada laga tersebut, Djadjang memilih mundur dan hal tersebut diterima oleh manajemen Persib.

Dikutip dari laman resmi Persib, manajemen Persib menerima pengunduran Djadjang, yang sebenarnya juga pernah diajukan sebelumnya, kali ini dengan berbagai pertimbangan. Maung Bandung juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih pada pelatih yang sohor dengan nama Djanur tersebut.

“Selama menangani Persib, coach Djadjang telah mempersembahkan prestasi-prestasi yang fenomenal, di antaranya membawa PERSIB menjadi juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015. Gelar yang tak akan mungkin kami lupakan,” tulis Persib.

Tanpa keberadaan Djanur, Persib kini sudah memiliki sosok pelatih baru. Atep dan kawan-kawan akan dilatih oleh Herrie Setyawan. Sebelumnya, Herrie sudah pernah menjadi pelatih sementara kala Djanur tidak bisa mendampingi tim karena umroh.

Jose, sapaan karib Herrie, hanya menjadi pelatih sementara atau caretake. Pasalnya, saat ini Jose masih mengantongi lisensi B AFC. Belum sesuai dengan regulasi yang mengatur bahwa pelatih kepala harus punya lisensi setidaknya A AFC.

Meski begitu, nama Jose saat ini sudah terdaftar dalam peserta kursus lisensi A AFC yang akan segera digelar oleh PSSI dalam waktu dekat ini.

Kelelahan Jadi Biang Kekalahan Persib Dari Mitra Kukar

July 16, 2017 | 💰 Liga Indonesia

Persib Bandung tumbang saat bertandang ke Markas Mitra Kukar. Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menyebut kekalahan tersebut terjadi karena para pemainnya dalam kondisi kelelahan.

Laga Mitra Kukar versus Persib tersaji pada pekan ke-15 Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu (15/7/2017) malam. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan sang tuan rumah.

Menurut pelatih yang akrab disapa Djanur ini, Persib harusnya bisa pulang dengan mendapatkan satu poin. Sayang hal tersebut tak kesampaian setelah penalti jelang berakhirnya babak kedua gagal dimaksimalkan Raphael Maitimo.

“Kami akhirnya kalah lagi di markas Mitra Kukar. Sebetulnya masih bisa menyelamatkan, kalau saja penalti masuk dan bisa mengambil satu poin,” ujar Djanur usai pertandingan.

“Tapi memang kami sedang seperti ini, sedang sulit sekali meraih poin di luar kandang, dan di kandang pun seperti itu. Tapi anak-anak sudah berjuang dengan kondisi yang ada,” sambungnya.

Lebih lanjut, Djanur memiliki alasan mengapa timnya tumbang dari Mitra Kukar. Dikatakannya, kondisi fisik anak-anak asuhnya tidak dalam kondisi ideal.

“Saya melihat faktor kelelahan, sehingga determinasi pemain kami tidak dalam level yang sebenarnya. Itu yang terjadi,” ungkapnya.

Atas kekalahan ini, kini Persib berada di posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 dengan mengemas 20 poin. Tim kesayangan Bobotoh itu tertinggal tujuh poin dari pemimpin klasemen, PSM Makassar.